Usai Cetak Gol Rafael Struick Berambisi Di Sea Games

Gol Rafael Struick Lawan Mali Jadi Pemicu Optimisme Juara SEA Games 2025

BOGOR – Penampilan dan gol yang dicetak Rafael Struick menjadi sorotan utama dalam laga uji coba terakhir Timnas Indonesia U-23 melawan Mali. Meski hanya berakhir imbang 2-2, hasil ini menjadi modal psikologis penting bagi Garuda Muda. Struick sendiri, usai mencetak gol penentu keunggulan sementara, menyatakan keyakinannya bahwa skuad saat ini memiliki kualitas untuk meraih target tertinggi: medali emas di SEA Games 2025.

Laga yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada Selasa (19/11/2023) malam, adalah bagian dari persiapan intensif Indonesia menjelang pesta olahraga dua tahunan di Thailand. Hasil ini terasa lebih berharga mengingat pada pertemuan pertama, Timnas Indonesia U-23 harus menelan kekalahan telak 0-3 dari tim yang sama. Kebangkitan tim untuk mampu berbalik unggul dan menahan imbang Mali menjadi sebuah pernyataan niat bahwa proses pembentukan tim berjalan di jalur yang benar.

Laga Kontra Mali: Dari Kekalahan ke Momentum Positif

Perjalanan Timnas Indonesia U-23 melawan Mali adalah sebuah cerminan dari proses adaptasi dan belajar. Di laga pertama, keunggulan fisik dan pengalaman tim asal Afrika itu terlalu tangguh untuk dihadapi. Namun, di laga kedua, tim asuhan pelatih Indra Sjafri menunjukkan karakter dan permainan yang jauh lebih terorganisir.

baca artikel lainnya : Dianggap Sudah Habis Liverpool Siap Lepas Mohamed Salah

Tim tamu sempat unggul lebih dulu melalui gol Sekou Kone di menit ke-11, sebuah situasi yang bisa membuat mental pemain muda runtuh. Namun, Garuda Muda mampu bangkit. Menit injury time babak pertama, Mauro Zijlstra berhasil menyamakan kedudukan, memberikan angin segar bagi tim di ruang ganti.

Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih percaya diri. Inilah saatnya Rafael Struick menunjukkan tajinya. Memanfaatkan umpan matang, striker milik Dewa United tersebut sukses menjebol gawang Mali di menit ke-52, membawa Indonesia berbalik unggul 2-1. Meski keunggulan ini tidak bertahan lama setelah Konce mencetak gol keduanya di menit ke-72, hasil imbang 2-2 adalah sebuah kemajuan yang signifikan.

Sentralisasi Rafael Struick: Lebih dari Sekadar Gol

selebrasi rafael struick usai cetak gol ke gawang mali
selebrasi rafael struick usai cetak gol ke gawang mali

Lebih dari sekadar pencetak gol, Rafael Struick tampil sebagai sosok sentral di lini depan Indonesia. Gerakannya terus-menerus merepotkan pertahanan Mali, dan kepercayaan dirinya terpancar saat ia berhasil mengkonversi peluang menjadi gol. Baginya, gol tersebut adalah bukti dari proses kerja keras tim dan sebuah pemicu untuk optimisme.

Usai laga, Struick memberikan komentarnya yang penuh keyakinan. Ia tidak hanya puas dengan performa tim, tetapi juga melihat potensi besar di skuad Garuda Muda saat ini.

“Kami punya tim yang sangat baik secara kualitas. Saya rasa masih akan ada pemain lagi yang datang. Kami punya peluang yang sangat bagus. Kami 100 persen berkomitmen untuk meraih emas,” ujar Rafael Struick dalam wawancara eksklusif selepas laga.

Pernyataan ini sangat signifikan, terutama mengingat Struick adalah salah satu pilar di lini serang. Keyakinannya merembet ke seluruh tim dan menjadi fondasi mental yang kuat menuju turnamen sesungguhnya. Ia juga secara implisit mengacu pada pemain-pilar lain yang belum bergabung, seperti Marselino Ferdinan, yang akan menambah kreativitas dan daya gedor di lini tengah dan serang.

Persiapan Menuju Puncak: Dinamika Skuad dan Target Emas

Dua laga uji coba melawan Mali, dengan tim berbeda, dirancang oleh Indra Sjafri untuk melihat kedalaman skuad dan menguji karakter pemain melawan lawan yang bertanding dengan gaya fisik dan kecepatan berbeda dari tim-tim di Asia Tenggara. Hasil imbang di laga kedua adalah jawaban bahwa tim mulai memahami instruksi dan mampu beradaptasi.

Tugas selanjutnya bagi pelatih Indra Sjafri adalah meracik skuad final. Dengan waktu yang tersisa, ia akan mengevaluasi performa semua pemain yang dipanggil, sebelum akhirnya mengumumkan daftar nama yang akan berangkat ke SEA Games 2025 pada akhir November ini. Kehadiran pemain-pemain senior seperti Marselino Ferdinan dan mungkin beberapa pemain naturalisasi lainnya akan membuat persaingan di dalam tim semakin sengit, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.

Optimisme yang disuarakan oleh Rafael Struick bukanlah tanpa dasar. Ini dibangun dari proses, dari kekalahan yang menjadi pelajaran, dan dari hasil imbang yang menjadi momentum. Perjalanan menuju medali emas SEA Games 2025 masih panjang, namun fondasi kepercayaan diri sudah mulai dibangun, dan Struick siap berada di garis terdepan untuk mewujudkannya.

situs taruhan slot online pkv dan bola

Related Posts

Timur Kapadze Sudah di Indonesia Sinyal Kuat Calon Pelatih Timnas

Jakarta – Spekulasi mengenai sosok yang akan menduduki kursi kepelatihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia memasuki babak baru. Timur Kapadze, pelatih sukses yang baru saja mengantarkan Uzbekistan ke Piala Dunia 2026,…

Viral!! FIFA Hapus Postingan Tanpa Cristiano Ronaldo

Dunia maya sempat dihebohkan dengan tindakan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang mengunggah poster resmi 42 negara peserta Piala Dunia 2026. Unggahan tersebut menjadi sorotan lantaran tidak menyertakan gambar kapten…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Timur Kapadze Sudah di Indonesia Sinyal Kuat Calon Pelatih Timnas

  • By admin
  • November 21, 2025
  • 2 views
Timur Kapadze Sudah di Indonesia Sinyal Kuat Calon Pelatih Timnas

Viral!! FIFA Hapus Postingan Tanpa Cristiano Ronaldo

  • By admin
  • November 21, 2025
  • 2 views
Viral!! FIFA Hapus Postingan Tanpa Cristiano Ronaldo

Wow!! Stiker Persis Gervane Kastaneer Bawa Curacao Lolos ke Piala Dunia

  • By admin
  • November 20, 2025
  • 6 views
Wow!! Stiker Persis Gervane Kastaneer Bawa Curacao Lolos ke Piala Dunia

Malaysia Salip Ranking Timnas Indonesia Usai FIFA Matchday

  • By admin
  • November 20, 2025
  • 8 views
Malaysia Salip Ranking Timnas Indonesia Usai FIFA Matchday

Trump Sumringah Usai Anaknya Bertemu Cristiano Ronaldo di Gedung Putih

  • By admin
  • November 20, 2025
  • 8 views
Trump Sumringah Usai Anaknya Bertemu Cristiano Ronaldo di Gedung Putih

Indra Sjafri : Tidak Jamin Pemain Abroad Ikut SEA Games

  • By admin
  • November 19, 2025
  • 6 views
Indra Sjafri : Tidak Jamin Pemain Abroad Ikut SEA Games