Jakarta – Spekulasi mengenai sosok yang akan menduduki kursi kepelatihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia memasuki babak baru. Timur Kapadze, pelatih sukses yang baru saja mengantarkan Uzbekistan ke Piala Dunia 2026, dikonfirmasi telah tiba di Indonesia. Kedatangannya ini langsung memicu perbincangan luas dan memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengarsiteki Skuad Garuda di masa depan.
Kehadiran Kapadze di Tanah Air bukanlah sekadar rumor. Ia terlihat menjalani salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, sebuah tindakan yang menunjukkan penghargaannya terhadap budaya lokal. Kunjungannya ini menjadi sinyal bahwa proses pencarian pelatih baru oleh PSSI mungkin telah memasuki tahap yang lebih serius, meski lembaga tersebut masih belum memberikan pernyataan resmi.
Kunjungan Spontan dan Sambutan Untuk Timur Kapadze di Masjid Istiqlal
Kedatangan Timur Kapadze ke Indonesia ternyata bukan atas undangan resmi dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Melainkan, ia datang sebagai tamu dari Effendi Gazali, seorang pengamat politik sekaligus pecinta sepak bola Tanah Air yang memiliki perhatian besar pada perkembanTimur Kapadze
Meski bersifat non-formal, kunjungan ini menjadi sorotan media dan publik. Usai menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Kapadze sempat berbincang dengan awak media. Ia mengungkapkan rasa senangnya bisa berada di Indonesia.
“Saya senang bisa berkunjung dan salat Jumat di sini, bisa dibilang ini rahmat dari Allah,” jelas Kapadze di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/6/2024). Pernyataan ini menunjukkan kesan pertama yang positif dan kedekatan emosionalnya selama berada di Indonesia.
Kehadirannya yang terbuka ke publik, meski dalam kapasitas pribadi, semakin memperkuat dugaan bahwa ia sedang dalam pertimbangan serius untuk menjadi nahkoda baru Timnas Indonesia.
Kesan Terhadap Sepak Bola Indonesia: Daya Tarik Suporter
Salah satu faktor penting bagi seorang pelatih adalah pemahaman terhadap ekosistem sepak bola di negara yang akan ditanganinya, terutama dukungan dari suporter. Timur Kapadze ternyata sudah memiliki gambaran yang jelas mengenai hal ini.
Ia mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola. Kapadze secara spesifik menyebutkan pengalamannya saat tim yang diasuhnya, Uzbekistan U-23, berhadapan dengan Indonesia di Piala Asia U-23.
“Kesan saya, orang-orang Indonesia sangat suka sepak bola. Waktu kami hadapi Indonesia di Piala Asia U-23, dukungan fansnya sangat besar,” ujarnya.
Baca Artikel lainnya : Trump Sumringah Usai Anaknya Bertemu Cristiano Ronaldo di Gedung Putih
“Itu membuat saya paham, hubungan fans, masyarakat kepada timnasnya sangat kuat,” sambungnya.
Pengakuan ini menjadi modal penting. Seorang pelatih yang menyadari betapa besarnya peran suporter sebagai “pemain ke-12” diharapkan dapat membangun tim yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga mampu menjalin hubungan emosional dengan pendukungnya. Kapadze melihat potensi besar ini sebagai aset positif bagi sepak bola Indonesia.
Jejak Karir dan Kualifikasi Timur Kapadze Tangani Timnas Uzbekistan
Nama Timur Kapadze bukanlah nama baru di kancah sepak bola internasional. Sebelum meniti karir sebagai pelatih, ia adalah seorang pemain profesional yang malang melintang dan pernah memperkuat Timnas Uzbekistan. Transisinya dari pemain ke pelatih berjalan cukup mulus, dan ia berhasil menorehkan prestasi gemilang.
Pencapaian terbesarnya adalah mengantarkan Uzbekistan untuk pertama kalinya dalam sejarah lolos ke putaran final Piala Dunia, yang akan digelar pada 2026 mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Prestasi ini merupakan sebuah sejarah baru bagi sepak bola Uzbekistan dan menunjukkan kemampuan Kapadze dalam membangun sebuah tim yang kompetitif dan solid.
Rekam jejak ini menjadi daya tarik utama bagi PSSI yang sedang mencari pelatih berkaliber internasional. Kapadze dianggap memiliki kapabilitas untuk mengimplementasikan filosofi sepak bola modern, mengembangkan pemain muda, dan memberikan hasil konkret, yang terbukti dengan kesuksesannya membawa Uzbekistan ke panggung terakbar dunia.
Dinamika Kandidat Pelatih dan Sikap PSSI Pilih Timur Kapadze
Meski kehadiran Timur Kapadze telah menciptakan gelombang optimisme di kalangan pecinta sepak bola Indonesia, PSSI hingga saat ini masih bungkam. Tidak ada perwakilan dari PSSI yang mendampingi Kapadze selama kunjungannya, dan lembaga tersebut belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait daftar kandidat pelatih.
Sikap diam PSSI ini bisa dimaknai dari beberapa sisi. Pertama, proses seleksi masih dalam tahap awal dan mereka belum ingin mengumumkan nama-nama yang sedang dipertimbangkan. Kedua, mereka ingin menjaga kerahasiaan untuk menghindari tekanan dari publik atau pihak-pihak tertentu.
Namun, kedatangan seorang figur sekaliber Kapadze secara terbuka menunjukkan bahwa proses pencarian sedang bergerak. Publik kini menunggu gebrakan dari PSSI untuk segera mengambil keputusan. Mengangkat pelatih baru adalah langkah krusial untuk menentukan arah dan target Timnas Indonesia, terutama dalam menghadapi berbagai turnamen penting di masa depan. Kehadiran Timur Kapadze diharapkan dapat menjadi awal dari era baru kejayaan sepak bola Indonesia.





