Liverpool baru saja berpesta pora di Anfield. Dalam laga penutup fase liga Liga Champions 2025/2026, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, The Reds sukses melumat Qarabag dengan skor mencolok 6-0. Meski Alexis Mac Allister mencuri perhatian lewat brace-nya, sorotan utama justru tertuju pada sang kapten, Van Dijk.
Bek tengah asal Belanda ini membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pengawal lini pertahanan yang tangguh, melainkan juga kreator serangan yang ulung.
Hat-trick Assist yang Bersejarah Dari Van Dijk
Meski tidak mencatatkan namanya di papan skor, peran Van Dijk dalam kemenangan besar ini sangat krusial. Pemain bernomor punggung 4 ini menyumbangkan tiga assist sekaligus—sebuah torehan yang sangat jarang dicapai oleh seorang pemain bertahan.
- Assist Pertama: Berawal dari sundulan akurat Van Dijk yang berhasil dikonversi menjadi gol pembuka oleh Mac Allister.
- Assist Kedua: Sebuah umpan lambung visioner dari area pertahanan yang memanjakan Hugo Ekitike untuk melakukan solo run dan mencetak gol keempat.
- Assist Ketiga: Menjelang akhir laga, Van Dijk yang naik membantu serangan memberikan umpan matang kepada Federico Chiesa untuk menutup pesta gol Liverpool.
Masuk Buku Rekor Opta
Berdasarkan data dari Opta, penampilan gemilang ini menobatkan Van Dijk sebagai bek tengah pertama dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak tiga assist dalam satu pertandingan.
Baca juga : Dominasi Tim Premier League Lolos 16 Besar Liga Champions
Rekor ini semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu bek terbaik dunia. Sepanjang kariernya di kompetisi kasta tertinggi Eropa ini, Van Dijk telah terlibat dalam 11 gol (5 gol dan 6 assist) dari 66 penampilan—semuanya ia lakukan dalam balutan seragam kebesaran Liverpool.
Liverpool Melaju Mulus
Kemenangan 6-0 atas Qarabag ini merupakan kemenangan terbesar Liverpool di kancah Eropa sejak mengalahkan Rangers 7-1 tiga musim lalu. Hasil ini membawa tim asuhan Arne Slot finis di peringkat ketiga klasemen akhir fase liga dengan koleksi 18 poin, sekaligus menyegel tiket otomatis ke babak 16 besar.
Dengan performa Van Dijk yang tengah berada di puncak kreativitasnya, Liverpool jelas menjadi ancaman serius bagi siapa pun lawan mereka di fase gugur nanti.





