PADANG – Manajemen Semen Padang FC secara resmi mengambil langkah drastis menyusul performa buruk tim sepanjang putaran pertama kompetisi Super League 2025/2026. Guna menyelamatkan klub dari ancaman degradasi, tim berjuluk Kabau Sirah tersebut mengumumkan perombakan besar-besaran dengan mendatangkan enam pemain asing baru sekaligus. Langkah “cuci gudang” ini diambil sebagai respons atas posisi klub yang masih tertahan di zona merah klasemen sementara.
Hingga berakhirnya putaran pertama, Semen Padang terpuruk di peringkat ke-17 klasemen Super League. Tim asuhan Dejan Antonic tersebut baru mampu mengumpulkan 10 poin dari 17 pertandingan yang telah dijalani. Catatan statistik menunjukkan performa yang sangat mengkhawatirkan, di mana klub kebanggaan masyarakat Sumatra Barat ini hanya mampu mengemas dua kemenangan sepanjang paruh musim pertama.
Evaluasi Total dan Kebijakan Cuci Gudang Manajemen
Keterpurukan di zona degradasi memaksa manajemen dan dewan pembina klub untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Pembina Semen Padang, Andre Rosiade, menegaskan bahwa perombakan skuad adalah harga mati yang harus diambil demi menjaga eksistensi klub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Keputusan ini diperkuat setelah kekalahan mengecewakan melawan Persis Solo yang menjadi titik balik kebijakan manajemen.
baca juga : Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF
Dalam keterangannya pada Selasa (13/1/2026) malam, Andre Rosiade menyampaikan bahwa proses perombakan ini telah melalui rapat evaluasi teknis bersama tim kepelatihan. Sebagai langkah awal, manajemen telah resmi melepas dua pemain asing, yakni Felipe Chaby dan Bruno Gomes. Kedua pemain tersebut dinilai tidak mampu memberikan kontribusi maksimal dan tidak sesuai dengan skema taktik yang diinginkan oleh pelatih Dejan Antonic.
“Sesuai dengan pernyataan saya sebelumnya, kami melaksanakan perombakan atau cuci gudang. Saya bersama manajemen dan tim kepelatihan sudah melakukan rapat evaluasi untuk melakukan pembenahan total di dalam skuad,” ujar Andre Rosiade melalui keterangan resminya. Kebijakan ini diambil untuk menyuntikkan energi baru ke dalam tim yang dinilai kehilangan daya saing di putaran pertama.
Daftar Pemain Asing Baru Semen Padang FC dan Skema Perombakan
Strategi perombakan Semen Padang tergolong sangat masif untuk ukuran jendela transfer paruh musim. Selain enam pemain yang sudah diamankan, manajemen berencana untuk menambah dua pemain asing lagi yang akan mengisi pos striker dan pemain sayap (winger). Dengan skema ini, Semen Padang diproyeksikan akan diperkuat oleh total 10 pemain asing pada putaran kedua, yang terdiri dari delapan pemain baru dan dua pemain lama yang dipertahankan.
Enam pemain asing yang telah menyelesaikan dokumen resmi untuk memperkuat Semen Padang adalah Jaimer Giraldo, Boubakary Diarra, Kianz Froese, Ravy Tsouke, Guilermo Fernandez, dan Kazaki Nakagawa. Meskipun dokumen resmi telah rampung, manajemen mencatat bahwa Guilermo Fernandez dan Kazaki Nakagawa saat ini masih dalam proses administratif akhir dan belum diperkenalkan secara resmi kepada publik.
Berikut adalah daftar sementara pemain asing baru Semen Padang untuk putaran kedua:
- Jaimer Giraldo (Kolombia)
- Boubakary Diarra (Prancis)
- Kianz Froese (Kanada)
- Ravy Tsouke (Kongo)
- Guilermo Fernandez (Spanyol – Belum diperkenalkan)
- Kazaki Nakagawa (Jepang – Belum diperkenalkan)
Kehadiran para pemain dari berbagai latar belakang negara ini diharapkan mampu memberikan dimensi permainan yang lebih variatif bagi Kabau Sirah. Manajemen berharap proses adaptasi dapat berjalan cepat mengingat jadwal pertandingan putaran kedua yang akan sangat padat dan menentukan nasib klub di akhir musim.
Dengan sisa pertandingan yang ada, Semen Padang dituntut untuk tampil konsisten dan meminimalisir kesalahan. Penambahan pemain di sektor striker dan winger yang sedang dijajaki menjadi bukti bahwa lini serang menjadi perhatian utama manajemen. Efektivitas di depan gawang lawan menjadi kunci utama bagi Semen Padang jika ingin merangkak naik dan keluar dari zona degradasi demi bertahan di Super League musim depan.







