JAKARTA – Gebrakan besar kembali dilakukan oleh Persija Jakarta di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Manajemen Macan Kemayoran secara resmi mengumumkan perekrutan bek sayap Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, pada Jumat (23/1/2026). Pemain keturunan Indonesia-Belanda tersebut didatangkan dari klub raksasa Thailand, Buriram United, untuk memperkuat lini pertahanan tim ibu kota guna mengejar gelar juara musim ini.
Kepastian bergabungnya Shayne Pattynama disampaikan langsung melalui kanal media sosial resmi klub dengan tajuk “HE IS HERE!”. Perekrutan ini sekaligus menjawab rumor yang berkembang cepat dalam beberapa hari terakhir mengenai masa depan sang pemain di Asia Tenggara. Shayne diproyeksikan mengisi sektor bek kiri yang selama ini membutuhkan kedalaman skuad tambahan serta mentalitas bertanding level internasional.
Detail Kontrak dan Proses Transfer dari Buriram United
Langkah Persija Jakarta mengamankan tanda tangan Shayne Pattynama terbilang strategis. Bek berusia 27 tahun tersebut sebelumnya membela Buriram United sejak pertengahan 2025. Bersama klub berjuluk The Thunder Castle, Shayne mencatatkan 10 penampilan di berbagai ajang, termasuk di Thai League dan AFC Champions League, dengan kontribusi tiga assist. Meski kontraknya di Thailand sejatinya berakhir pada Juni 2026, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama lebih awal.
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyatakan bahwa Shayne diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi 2,5 musim disertai opsi perpanjangan. Kehadiran Shayne dianggap sebagai kepingan puzzle yang hilang dalam visi jangka panjang manajemen untuk membangun tim yang kompetitif dan memiliki mental juara.
“Shayne adalah sosok dengan pengalaman yang kami butuhkan. Kehadirannya kami yakini akan memberi kontribusi nyata, baik dalam memperkuat kualitas permainan maupun kedalaman skuad. Kehadirannya menjadi bagian dari visi Persija untuk menghadirkan tim yang kompetitif, solid, dan siap menatap setiap tantangan musim ini,” ujar Prapanca dalam keterangan resminya.
Rekam Jejak Shayne Pattynama Di Eropa dan Kontribusi untuk Tim Nasional
Perekrutan ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi Persija Jakarta, mengingat Shayne memiliki latar belakang pendidikan sepak bola Eropa yang sangat kuat. Lahir di Lelystad, Belanda, bakat Shayne terasah di akademi ternama seperti Ajax Youth dan FC Utrecht. Perjalanan profesionalnya dimulai di kasta kedua Liga Belanda bersama Telstar, sebelum kemudian meroket di Liga Norwegia bersama Viking FK.
baca juga ” Viral Insiden Tendangan Brutal Kiper PSIR Rembang! “
Selama membela Viking FK (2021-2024), Shayne menjelma menjadi salah satu bek kiri terbaik di kompetisi tersebut dengan catatan 70 penampilan dan kontribusi gol serta assist yang produktif. Kariernya berlanjut ke Belgia bersama KAS Eupen di kasta tertinggi (Jupiler Pro League) sebelum akhirnya memutuskan untuk mencicipi atmosfer sepak bola Asia bersama Buriram United pada 2025.
Di level internasional, Shayne merupakan pilar penting di bawah asuhan Shin Tae-yong. Hingga saat ini, ia telah mengoleksi lebih dari 12 caps bersama Timnas Indonesia dan menjadi bagian dari skuad yang bertarung di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pengalaman menghadapi penyerang-penyerang tangguh di level internasional diharapkan dapat ditularkan kepada rekan-rekan setimnya di Persija.
Ambisi Juara dan Adaptasi di Super League 2025/2026
Bagi Shayne Pattynama, bergabung dengan Persija Jakarta merupakan tantangan baru yang sangat ia nantikan. Ia mengaku terkesan dengan basis pendukung yang besar dan sejarah panjang klub. Target utamanya pun sangat jelas, yakni membawa Macan Kemayoran kembali ke takhta juara Liga Indonesia.
“Saya sangat antusias dengan tantangan ini. Bisa bergabung dengan klub sebesar Persija adalah sebuah kebanggaan bagi saya. Target utama saya tentu saja menjadi juara. Posisi kami di klasemen cukup baik dan dekat dengan papan atas. Saya akan berjuang dan bekerja keras untuk memenangkan sebanyak mungkin pertandingan,” tutur Shayne saat diperkenalkan ke publik.
Kedatangan Shayne juga memperpanjang daftar pemain diaspora berkualitas di kubu Persija, menyusul nama-nama seperti Jordi Amat yang sudah lebih dulu menjadi pilihan utama di lini belakang. Adaptasi Shayne diprediksi tidak akan memakan waktu lama karena ia sudah memahami karakter sepak bola Asia Tenggara selama bermain di Thailand dan rutin membela Tim Nasional.
Manajemen Persija berharap Shayne bisa langsung terintegrasi dengan strategi pelatih dalam laga lanjutan Super League. Menariknya, pada hari pengumumannya, Persija dijadwalkan menjamu Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Suporter setia Persija, The Jakmania, tentu menantikan debut sang bek sayap yang dikenal memiliki kemampuan crossing akurat dan stamina yang luar biasa ini untuk segera beraksi mengenakan seragam oranye kebanggaan persija jakarta.






