Nasib tragis dialami raksasa Sumatera, Sriwijaya FC, dalam lanjutan kompetisi Championship 2025/2026. Bertandang ke markas Adhyaksa FC Banten pada Kamis (29/1/2026) malam WIB, klub berjuluk Laskar Wong Kito ini harus pulang dengan kepala tertunduk setelah dibantai dengan skor sangat telak, 15 gol tanpa balas.
Laga yang berlangsung di Banten International Stadium ini menjadi salah satu kekalahan paling memilukan dalam sejarah Sriwijaya FC. Sejak peluit pertama dibunyikan, pertahanan tim asuhan Budi Sudarsono tampak rapuh dan sudah kebobolan tujuh gol hanya di babak pertama.
Hujan Gol di Gawang Laskar Wong Kito
Penyerang asing Adhyaksa FC, Adilson Gancho Da Silva, menjadi mimpi buruk utama bagi lini belakang Sriwijaya FC. Tak tanggung-tanggung, Adilson memborong enam gol dalam laga ini melalui torehan double hat-trick yang masing-masing dicetaknya di babak pertama dan kedua.
baca juga : Menuju Bulan Mei 2026: Mengapa Token Pi Network Diprediksi Bakal Bullish
Pesta gol tuan rumah tidak berhenti di situ. Tiga pemain Adhyaksa FC lainnya juga turut mencetak hat-trick ke gawang Rangga Pratama, yakni:
- Miftahul Hamdi (3 Gol)
- Makan Konate (3 Gol)
- Ramiro Ezequiel Fergonzi (3 Gol)
Sriwijaya FC Terbenam di Dasar Klasemen
Kekalahan memalukan ini semakin memperparah kondisi Sriwijaya FC di tabel klasemen Grup A Pegadaian Championship 2025/2026. Hingga pekan ke-18, tim kebanggaan masyarakat Palembang ini masih tertahan di posisi dasar (peringkat ke-10) dengan raihan hanya dua poin dari 18 pertandingan.
Sebaliknya, kemenangan masif ini mengukuhkan posisi Adhyaksa FC di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 33 poin, sekaligus menjaga peluang mereka untuk promosi ke kasta tertinggi.
Susunan Pemain
Adhyaksa FC: Chairil Zul Azhar; Arif Satria, Galuh Aryanata, M Fayrushi, Rahmad Dandy Sonriza; Ardi Ramdani, Brayen Pondaag, Makan Konate; Satrio Mega Insan, Adilson Silva, Ramiro Fergonzi.
Sriwijaya FC: Rangga Pratama; Indra Mustafa Rukmana, King Erick Cantona, Rizky Abdiansyah, Yanda Tofan; Aprius Fernando Surbay, Derry Herlangga, Fiwi Dwipan; Nugroho Fatchur Rochman, Mukthti Arya Muslim, Redi Rusmawan.





