PSIM Yogyakarta Pensiunkan Nomor Punggung Rafinha

YOGYAKARTA – Manajemen PSIM Yogyakarta secara resmi mengumumkan pelepasan salah satu pilar asing paling berpengaruh dalam sejarah modern klub, Rafael De Sa Rodrigues atau yang akrab disapa Rafinha. Penyerang asal Brasil tersebut dipastikan berpindah pelabuhan ke klub Liga 1 lainnya, PSIS Semarang, dalam bursa transfer pertengahan musim ini. Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas loyalitas dan kontribusi besarnya, PSIM memutuskan untuk memensiunkan nomor punggung 91 yang selama ini melekat pada sosok Rafinha.

Keputusan ini diambil setelah melalui proses diskusi panjang antara manajemen, tim pelatih, dan sang pemain. Meski musim ini ia mendapatkan menit bermain yang terbatas, status Rafinha sebagai legenda hidup Laskar Mataram tetap tidak tergoyahkan. Kepergiannya ke Semarang menandai berakhirnya era emas seorang penyerang yang telah memberikan segalanya bagi publik Stadion Mandala Krida.

Proses Kepindahan Rafinha ke PSIS Semarang

Kepastian mengenai nasib Rafinha diumumkan pada Senin (29/12/2025). Spekulasi mengenai masa depannya memang sempat memanas setelah pemain berusia 31 tahun tersebut jarang terlihat dalam skema permainan utama PSIM Yogyakarta pada putaran pertama Liga 1 2025/26. Tercatat, ia hanya mengoleksi tiga penampilan musim ini dan dalam enam laga terakhir namanya menghilang dari Daftar Susunan Pemain (DSP).

Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, menjelaskan bahwa perpindahan ini adalah solusi terbaik bagi semua pihak, terutama untuk memberikan kesempatan bagi Rafinha kembali menunjukkan ketajamannya di kompetisi tertinggi.

“Kami berdiskusi untuk mencari solusi terbaik bersama-sama. Akhirnya, kami sepakat melepas Rafa ke PSIS Semarang,” ungkap Razzi Taruna melalui rilis resmi klub. Manajemen mengakui bahwa keputusan ini sangat berat, mengingat keterikatan emosional antara sang pemain dengan klub dan suporter sangatlah kuat.

baca juga artikel lainnya : Sempat Viral Karena Gol Bundirnya Jordi Amat Bungkam Netizen

Razzi juga menambahkan bahwa klub sangat menghargai profesionalisme yang ditunjukkan Rafinha meskipun berada dalam situasi sulit musim ini. “Kami berterima kasih kepada Rafa atas kontribusinya selama ini, dari musim lalu sampai sekarang. Rafa sudah banyak membantu PSIM, termasuk menjadi bagian penting klub saat berjuang meraih promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia,” lanjutnya.

Penghormatan Abadi: Nomor 91 Resmi Dipensiunkan

Langkah PSIM Yogyakarta memensiunkan nomor punggung 91 milik Rafinha merupakan fenomena langka dalam sepak bola Indonesia. Kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Jasa Rafinha dalam membawa PSIM promosi ke kasta tertinggi musim lalu dianggap sebagai salah satu pencapaian individu paling fenomenal dalam sejarah klub.

Selama kampanye promosi, Rafinha tampil sebagai mesin gol yang tak terhentikan. Dalam 22 pertandingan, ia sukses melesakkan 20 gol, sebuah catatan statistik yang menjadikannya idola baru bagi masyarakat Yogyakarta. Kemampuannya dalam mengeksekusi peluang dan kepemimpinannya di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan PSIM mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali ke jajaran elit sepak bola nasional.

Sebagai penghormatan atas dedikasi tersebut, manajemen memutuskan bahwa tidak akan ada lagi pemain PSIM yang mengenakan nomor 91 di masa depan. Nomor tersebut akan selalu diasosiasikan dengan nama Rafael De Sa Rodrigues. Hal ini dilakukan agar generasi pemain mendatang dapat mengenang semangat juang dan profesionalisme yang pernah ditunjukkan oleh pemain bernomor punggung tersebut.

Pamitnya Sang Idola kepada Suporter Laskar Mataram

Bagi Rafinha, Yogyakarta sudah seperti rumah kedua. Hubungan batinnya dengan suporter seperti Brajamusti dan Maident dikenal sangat harmonis. Melalui pesan perpisahannya, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas dukungan tanpa henti yang ia terima sejak pertama kali menginjakkan kaki di kota pelajar tersebut.

“Untuk seluruh suporter PSIM, terima kasih banyak atas cinta dan dukungan kalian selama ini. Saya mencintai kalian semua,” ucap Rafinha dengan penuh haru. Penyerang yang dikenal dengan selebrasi ikoniknya ini mengaku tidak akan pernah melupakan kenangan manis saat merayakan setiap gol dan kemenangan bersama publik Mandala Krida.

Kini, tantangan baru telah menanti Rafinha di Jawa Tengah bersama PSIS Semarang. Publik sepak bola kini menunggu bagaimana performa sang pemain di bawah arahan tim pelatih Laskar Mahesa Jenar. Meski secara administratif ia telah berpindah klub, warisan dan sejarah yang ia torehkan di Yogyakarta akan tetap abadi melalui nomor punggung 91 yang kini resmi digantung.

Kepergian Rafinha menutup satu bab penting dalam buku sejarah PSIM Yogyakarta, namun penghormatan yang diberikan klub membuktikan bahwa jasa seorang pemain profesional akan selalu dihargai melampaui masa kontraknya.

situs taruhan bandarq uang asli deposit qris

Related Posts

Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

JAKARTA – Arsitek anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menyusun peta jalan strategis menjelang perhelatan Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus mendatang. Di tengah tantangan jadwal…

Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

BANDUNG – Kemenangan krusial Persib Bandung atas rival abadi mereka, Persija Jakarta, dalam laga bertajuk derby Indonesia pada Minggu (11/1/2026) meninggalkan catatan pahit di luar lapangan. Gelandang andalan Maung Bandung,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tampil Buruk, Semen Padang Datangkan Pemain Asing Baru

  • By admin
  • Januari 14, 2026
  • 1 views
Tampil Buruk, Semen Padang Datangkan Pemain Asing Baru

Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

  • By admin
  • Januari 14, 2026
  • 3 views
Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 4 views
Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

Gol Perdana Justin Hubner Jadi Penyelamat Timnya

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 4 views
Gol Perdana Justin Hubner Jadi Penyelamat Timnya

Elkan Baggott Kembali Dipinjamkan oleh Klubnya

  • By admin
  • Januari 10, 2026
  • 5 views
Elkan Baggott Kembali Dipinjamkan oleh Klubnya

Van Dijk Akui Dirinya Ingin Pensiun Di Liverpool

  • By admin
  • Januari 10, 2026
  • 5 views
Van Dijk Akui Dirinya Ingin Pensiun Di Liverpool