Dunia sepak bola Eropa tengah diguncang oleh sebuah fenomena yang tidak masuk akal. Bodø/Glimt , wakil dari Norwegia yang awalnya dipandang sebelah mata, kini bertransformasi menjadi “pembunuh raksasa” paling ditakuti di ajang UEFA Champions League (UCL) 2025/2026. Setelah menjalani tahun 2025 yang kelam tanpa satu pun kemenangan, skuat asuhan Kjetil Knutsen ini justru menyapu bersih semua laga di tahun 2026 dengan hasil sempurna.
Kebangkitan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan sebuah anomali taktik yang membuat tim-tim mapan seperti Manchester City dan Inter Milan bertekuk lutut.
Kilas Balik Bodø/Glimt 2025: Tahun Kelam di Fase Liga
Jika kita menengok ke belakang, tepatnya pada paruh pertama league phase di tahun 2025, Bodø/Glimt tampak seperti tim yang sedang menuju pintu keluar. Dari enam pertandingan yang dimainkan, mereka gagal meraih poin penuh satu kali pun.
Statistik menunjukkan pertahanan mereka sangat rapuh. Mereka memang mampu menahan imbang tim kuat seperti Tottenham Hotspur (2-2) dan Borussia Dortmund (2-2), namun mereka selalu gagal mengunci kemenangan. Saat menghadapi tekanan dari Galatasaray, AS Monaco, dan Juventus, mereka justru selalu pulang dengan tangan hampa. Tahun 2025 ditutup dengan catatan merah: 0 menang, 3 seri, dan 3 kalah, dengan defisit gol yang cukup mencolok (kebobolan 13 gol).
Magis 2026: Runtuhnya Dominasi Manchester City dan Atletico
Memasuki Januari 2026, angin perubahan berhembus kencang dari Aspmyra Stadium. Laga pembuka tahun baru langsung menyajikan duel berat melawan raksasa Inggris, Manchester City. Namun, alih-alih menjadi lumbung gol, Bodø/Glimt justru menghancurkan pasukan Pep Guardiola dengan skor telak 3-1 pada 20 Januari.
baca juga : Benjamin Sesko Senjata Rahasia Manchester United
Dunia mengira itu hanya kebetulan, sampai akhirnya delapan hari kemudian mereka terbang ke Spanyol dan mempermalukan Atlético Madrid di kandangnya sendiri dengan skor 2-1. Dua kemenangan beruntun ini secara ajaib menyelamatkan posisi mereka. Bodø/Glimt finis di peringkat ke-23 fase liga dengan 9 poin, ambang batas terakhir untuk masuk ke babak play-off.
Inter Milan Jadi Korban Keganasan Bodø/Glimt Berikutnya

Ujian sesungguhnya datang di babak play-off saat mereka harus berhadapan dengan raksasa Italia, Inter Milan. Alih-alih gentar, Bodø/Glimt justru tampil semakin menggila. Pada leg pertama di kandang, mereka menang meyakinkan 3-1.
Banyak pengamat memprediksi Inter akan membalikkan keadaan saat bermain di San Siro pada leg kedua. Namun, keajaiban kembali terjadi. Bodø/Glimt tetap bermain menyerang dan kembali unggul 2-1 di markas Nerazzurri. Dengan agregat mutlak 5-2, wakil Norwegia ini resmi menyingkirkan salah satu kandidat juara dan memastikan tempat di babak gugur selanjutnya.
Komparasi Statistik: Transformasi yang Mustahil
Perubahan performa Bodø/Glimt antara tahun 2025 dan 2026 sangat kontras dan layak disebut sebagai salah satu comeback terbaik dalam sejarah UCL:
| Deskripsi | Rekapitulasi UCL 2025 | Rekapitulasi UCL 2026 |
| Jumlah Laga | 6 Pertandingan | 4 Pertandingan |
| Kemenangan | 0 Menang | 4 Menang (100%) |
| Seri/Kalah | 3 Seri, 3 Kalah | 0 Seri, 0 Kalah |
| Gol Memasukkan | 9 Gol | 10 Gol |
| Gol Kemasukan | 13 Gol | 4 Gol |
Sepanjang tahun 2026 ini, mereka telah mencetak rata-rata 2,5 gol per pertandingan dan hanya kebobolan 1 gol per laga. Mereka bukan lagi tim kejutan yang hanya mengandalkan faktor cuaca dingin di Norwegia, melainkan mesin pemenang yang solid baik saat laga kandang maupun tandang.
Rahasia di Balik Kebangkitan
Banyak pihak bertanya-tanya, apa yang terjadi di ruang ganti Bodø/Glimt selama libur musim dingin? Pengamat taktik melihat adanya perubahan pada kedisiplinan transisi bertahan mereka yang jauh lebih rapat dibandingkan tahun lalu. Selain itu, mentalitas pemain yang sudah “terbiasa” menghadapi tekanan tim besar membuat mereka bermain tanpa beban di tahun 2026.
Kini, Bodø/Glimt telah menjadi pusat perhatian dunia. Setiap lawan yang akan menghadapi mereka di babak gugur berikutnya dipastikan akan ekstra waspada. Akankah dongeng indah dari Norwegia ini berakhir dengan trofi Si Kuping Besar? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Apakah Bodø/Glimt Bisa Menjadi Juara Liga Champions Musim Ini?
Melihat performa mereka yang berhasil melumat Man City dan Inter Milan, menurut Anda sampai sejauh mana langkah sang wakil Norwegia ini? Apakah mereka benar-benar kandidat juara atau hanya akan terhenti di babak perempat final?





