KUALA LUMPUR – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi merilis pembagian pot untuk babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/2026 pada Jumat (26/12/2025). Perwakilan Indonesia, Persib Bandung, dipastikan menempati Pot 1 Zona Timur setelah berhasil menyegel status sebagai juara Grup G. Keberhasilan ini memberikan keuntungan strategis bagi klub berjuluk “Maung Bandung” tersebut dalam proses pengundian (drawing) yang akan segera dilaksanakan.
Menempati Pot 1 berarti Persib Bandung akan dipertemukan dengan salah satu tim yang berstatus sebagai runner-up grup dari Pot 2. Berdasarkan regulasi AFC, tim-tim yang berada dalam satu pot tidak akan saling berhadapan di babak perdelapan final ini. Dengan demikian, Persib dipastikan terhindar dari pertemuan dini melawan raksasa Jepang, Gamba Osaka, serta wakil Australia, Macarthur FC, yang juga menghuni Pot 1 Zona Timur.
Pemetaan Kekuatan Zona Timur dan Potensi Pertemuan dengan Wakil Korea Selatan
Keberhasilan Persib Bandung melaju ke fase gugur sebagai juara grup merupakan pencapaian signifikan bagi sepak bola nasional. Di Pot 1 Zona Timur, Persib berdiri sejajar dengan Macarthur FC (Australia), Gamba Osaka (Jepang), dan Tampines Rovers (Singapura). Status ini merupakan buah dari konsistensi performa anak asuh Bojan Hodak sepanjang fase grup yang mampu mengatasi tekanan dari tim-tim mapan di Asia Tenggara dan Asia Timur.
Namun, posisi di Pot 1 tidak lantas membuat langkah Persib Bandung menjadi mudah. Di Pot 2, terdapat deretan klub tangguh yang siap menjadi batu sandungan. Salah satu lawan yang paling diwaspadai adalah wakil Korea Selatan, Pohang Steelers. Klub K League 1 tersebut secara mengejutkan lolos sebagai runner-up, yang menjadikannya lawan potensial paling berat bagi Persib di babak 16 besar.
Selain Pohang Steelers, daftar calon lawan Persib Bandung dari Pot 2 meliputi dua wakil Thailand, yakni Ratchaburi FC dan Bangkok United, serta wakil Vietnam, Cong An Ha Noi FC. Meskipun secara geografis berada di kawasan yang sama, klub-klub Thailand dan Vietnam tersebut memiliki catatan performa yang patut diperhitungkan di kompetisi level Asia. AFC juga telah mengonfirmasi bahwa sistem pengundian akan menggunakan perangkat lunak khusus untuk memastikan tim dari grup yang sama tidak bertemu kembali di babak 16 besar.
Regulasi Geografis: Persib Bandung Dipastikan Tidak Bertemu Al Nassr di Babak 16 Besar
Salah satu topik yang banyak diperbincangkan oleh publik adalah peluang pertemuan antara Persib Bandung dengan klub bertabur bintang asal Arab Saudi, Al Nassr. Namun, merujuk pada regulasi teknis AFC, skenario bertemunya Persib dengan tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo tersebut dipastikan tidak akan terjadi di babak 16 besar, bahkan hingga babak semifinal.
Hal ini dikarenakan pembagian kompetisi ACL 2 yang masih memisahkan jalur wilayah secara tegas menjadi Zona Barat dan Zona Timur. Al Nassr, yang juga lolos ke babak 16 besar sebagai pemuncak grup, berada di Pot 1 Zona Barat bersama klub-klub dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan Yordania. Secara organisasional, pemisahan zona ini bertujuan untuk efisiensi logistik dan perjalanan tim di tengah jadwal kompetisi domestik yang padat.
baca juga : Viral di Medsos! Maarten Paes Bantah Rumor Ke Persib Bandung
Pertemuan antara wakil Zona Timur seperti Persib Bandung dengan wakil Zona Barat seperti Al Nassr hanya dimungkinkan terjadi pada partai final, jika kedua tim mampu terus melaju hingga babak puncak. Di Zona Barat sendiri, persaingan tidak kalah sengit dengan kehadiran tim-tim seperti Al Wasl FC dan Al Ahli SC yang menempati Pot 1, sementara klub-klub dari Iran seperti Esteghlal FC dan Foolad Mobarakeh Sepahan mengisi Pot 2.
Mekanisme Drawing dan Jadwal Pertandingan Februari 2026
Proses pengundian babak 16 besar ACL 2 dijadwalkan akan berlangsung di markas besar AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 30 Desember 2025. Seluruh mata pendukung sepak bola Indonesia akan tertuju pada acara tersebut untuk mengetahui siapa yang akan menjadi lawan tanding Persib Bandung dalam misi mencetak sejarah lebih jauh di kancah Asia.
Setelah lawan ditentukan, Persib memiliki waktu persiapan sekitar dua bulan sebelum laga perdana dimulai. Babak 16 besar untuk Zona Timur dijadwalkan berlangsung dalam dua leg pada Februari 2026. Leg pertama akan digelar pada 11-12 Februari, sementara leg kedua dilaksanakan pada 18-19 Februari 2026.
Bagi Persib Bandung, status sebagai juara grup memberikan keuntungan tambahan berupa hak untuk memainkan pertandingan leg kedua di kandang sendiri, yakni Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Dukungan penuh dari ribuan bobotoh diharapkan menjadi faktor kunci untuk memuluskan langkah Persib menuju babak perempat final. Manajemen klub kini dihadapkan pada tugas berat untuk memastikan kondisi fisik pemain tetap prima dan melakukan evaluasi teknis guna menghadapi lawan-lawan tangguh yang memiliki standar permainan di atas rata-rata liga domestik.






