Persaingan di kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A musim 2025/2026, kembali menyajikan drama yang memikat. Pada Sabtu (21/2/2026) dini hari WIB, Jay Idzes dan Sassuolo sukses mengamankan tiga poin krusial saat menjamu juru kunci klasemen, Hellas Verona. Bertanding di hadapan publik sendiri di Mapei Stadium, tim berjuluk I Neroverdi tersebut menang meyakinkan dengan skor telak 3-0.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi panggung bagi sang kapten ikonik, Domenico Berardi, tetapi juga menjadi ajang pembuktian ketangguhan bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang tampil disiplin menjaga kesucian gawang Sassuolo.
Awal Laga: Tekanan Tim Tamu yang Mengejutkan Jay Idzes Dkk
Meskipun berstatus sebagai penghuni dasar klasemen, Hellas Verona memulai laga dengan keberanian tinggi. Selama 30 menit pertama, skuat asuhan Paolo Zanetti ini sempat membuat publik tuan rumah waswas. Amin Sarr dan kawan-kawan berulang kali menekan jantung pertahanan Sassuolo.
baca juga : Gol Tunggal Andrew Jung Gagal Loloskan Persib Bandung
Namun, di sinilah mentalitas berbicara. Barisan pertahanan Sassuolo yang dikawal oleh Jay Idzes dan Sebastian Walukiewicz tampil sangat tenang. Idzes, yang kini menjadi salah satu pilar penting di lini belakang Sassuolo, berkali-kali melakukan intersep penting yang menggagalkan peluang emas Verona. Tekanan demi tekanan dari tim tamu berhasil diredam dengan koordinasi yang rapi.
Lima Menit Menuju Pesta: Pinamonti dan Berardi Beraksi
Sassuolo baru benar-benar bisa lepas dari tekanan menjelang akhir babak pertama. Kejelian taktik tim tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-40. Berawal dari pergerakan lincah Armand Lauriente di sisi sayap, ia mengirimkan umpan manja yang berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Andrea Pinamonti. Skor 1-0 untuk keunggulan Sassuolo.
Mental Verona tampak goyah usai gol pertama tersebut. Hanya berselang empat menit, petaka kembali datang bagi tim tamu. Cheikh Niasse melakukan pelanggaran ceroboh di dalam kotak terlarang terhadap pemain Sassuolo yang memaksa wasit menunjuk titik putih. Domenico Berardi maju sebagai eksekutor. Meski tendangan penaltinya sempat diblok oleh Lorenzo Montipo, bola rebound langsung dicocor kembali oleh Berardi menjadi gol. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-0.
Babak Kedua: Tembok Kokoh Jay Idzes dan Brace Sang Maestro
Memasuki paruh kedua, Sassuolo tidak mengendurkan serangan. Mereka mengontrol ritme permainan dengan sangat baik. Puncaknya terjadi pada menit ke-62 lewat sebuah skema serangan balik yang sangat efisien.
Berardi sekali lagi menunjukkan kelasnya. Mendapat ruang di lini pertahanan Verona yang mulai terbuka, ia melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dibendung Montipo. Gol kedua Berardi dalam laga ini sekaligus mengunci keunggulan Sassuolo menjadi 3-0.
Verona mencoba memasukkan tenaga baru seperti Tomas Suslov dan Daniel Mosquera untuk mengejar ketertinggalan. Namun, pertahanan Sassuolo yang dipimpin oleh kiper Arijanet Muric dan bek Jay Idzes tetap tidak tertembus. Harapan Verona untuk setidaknya mencetak gol hiburan sirna setelah Al Musrati diusir wasit pada menit ke-85 akibat kartu kuning kedua.
Posisi Klasemen dan Prospek Masa Depan
Hasil positif ini membawa Sassuolo tetap kokoh di peringkat ke-8 klasemen sementara Liga Italia dengan torehan 35 poin dari 26 pertandingan. Mereka terus menjaga asa untuk bisa menembus zona kompetisi Eropa musim depan. Sementara itu, bagi Hellas Verona, kekalahan ini semakin membenamkan mereka di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi 15 poin, membuat ancaman degradasi semakin nyata.
Bagi suporter di Indonesia, performa Jay Idzes yang bermain penuh dan mencatatkan clean sheet menjadi kabar yang sangat menggembirakan, membuktikan bahwa pemain “Bang Jay” mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Susunan Pemain:
Sassuolo (4-3-3): Arijanet Muric; Jay Idzes, Sebastian Walukiewicz (Pedro Felippe 89′), Ulisses Garcia, Woyo Coulibaly (Filippo Romagna 36′); Luca Lipani, Ismael Kone (Edoardo Iannoni 73′), Kristian Thorstvedt; Andrea Pinamonti (M’Bala Nzola 72′), Armand Lauriente (Alieu Fadera 73′), Domenico Berardi.
Hellas Verona (4-4-2): Lorenzo Montipo; Victor Nelsson, Armel Bella-Kotchap, Andrias Edmundsson, Abdou Harroui (Tomas Suslov 82′); Cheikh Niasse, Moatasem Al-Musrati, Martin Frese, Domagoj Bradaric (Daniel Oyegoke 73′); Amin Sarr (Daniel Mosquera 73′), Kieron Bowie (Ioan Vermesan 82′).
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Performa Jay Idzes Malam Ini?
Apakah menurut Anda Jay Idzes sudah layak disebut sebagai salah satu bek terbaik di Serie A musim ini? Dan mampukah Sassuolo menembus posisi 5 besar di akhir musim nanti?





