Langkah Serius Ciro Alves Menuju Naturalisasi WNI Setelah Enam Tahun Bermain di Liga 1
Pesepak bola veteran asal Brasil, Ciro Alves, secara resmi memulai proses naturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Keputusan ini menandai komitmen mendalam Ciro Alves terhadap Indonesia, negara yang telah menjadi rumah keduanya selama enam tahun berkarier di kompetisi Liga 1. Penyerang yang kini membela Malut United ini telah menyatakan secara terbuka bahwa kecintaan yang kuat terhadap Indonesia menjadi alasan utama di balik keinginannya mengubah status kewarganegaraan.
Proses pengajuan naturalisasi Ciro Alves menjadi sorotan setelah ia diketahui mengurus berkas-berkas terkait di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Maluku Utara pada Senin (8/12/2025). Langkah ini tidak hanya didasari oleh aspek profesional dalam karier sepak bolanya, tetapi juga ikatan emosional yang telah terjalin lama.
Kronologi dan Perjalanan Karier Ciro Alves di Indonesia
Ciro Alves pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia pada tahun 2019. Kala itu, ia bergabung dengan klub PS Tira, yang kemudian berganti nama menjadi Persikabo 1973. Selama tiga musim, mulai dari 2019 hingga 2022, Ciro Alves menjelma menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Liga 1, dikenal dengan kecepatan, kemampuan dribbling, dan tendangan jarak jauhnya yang akurat.
Pada tahun 2022, ia melanjutkan petualangannya dengan bergabung bersama salah satu klub raksasa Indonesia, Persib Bandung. Di sana, Ciro Alves kembali menjadi andalan lini serang selama tiga musim, hingga tahun 2025. Total enam tahun masa tinggal dan berkarier di Indonesia sudah memenuhi salah satu syarat utama yang ditetapkan oleh undang-undang keimigrasian untuk mengajukan permohonan naturalisasi, yaitu telah bermukim minimal lima tahun berturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut.
Baca artikel lainnya : Viral!! Greg Nwokolo Sindir Pedas Indra Sjafri Usai Salahkan Pemain
Di awal musim kompetisi terbarunya, meskipun usianya sudah menginjak 36 tahun, Ciro memutuskan untuk pindah dan bergabung dengan tim promosi yang ambisius, Malut United. Perpindahan ini semakin memperkuat kedekatannya dengan Indonesia bagian timur, dan komitmennya terhadap proses menjadi WNI pun diresmikan di wilayah kerja klub barunya.
Saat ditemui di Kanwil Kemenkumham Maluku Utara di Ternate, Ciro Alves menegaskan perasaannya terhadap Indonesia.
“Saya bermain di sini dan telah jatuh cinta kepada negara Indonesia,” ungkap Alves, seperti dilansir dari Kantor Berita Antara.
Pernyataan ini bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan jujur dari seorang atlet yang merasa betah dan terintegrasi dengan budaya dan masyarakat lokal.
Dukungan Penuh Malut United dan Kontribusi bagi Sepak Bola Indonesia
Keinginan Ciro Alves untuk menjadi WNI mendapat dukungan penuh dari klub yang dibelanya saat ini, Malut United. Klub tersebut aktif membantu memfasilitasi proses naturalisasi, menyadari betapa pentingnya kehadiran pemain sekaliber Ciro , baik di dalam maupun di luar lapangan.
Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh, secara langsung memonitor proses pengajuan di Kanwil Kemenkumham.
“Kami mendukung proses naturalisasi Saudara Alves menjadi WNI. Jika berkas permohonan telah lengkap dan sesuai, dapat kami proses segera melalui sistem AHU online,” jelas Asghar Saleh.
Dukungan Malut United tidak hanya bersifat administratif. Pihak klub melihat potensi besar Ciro untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan ekosistem sepak bola di Indonesia, khususnya di Maluku Utara.
“Ciro telah tinggal di Indonesia sejak 2019 dan memiliki talenta besar. Ia bisa berperan meningkatkan ekosistem sepak bola Indonesia, khususnya di Maluku Utara,” tambahnya.
Jika proses naturalisasi ini berhasil, Ciro Alves akan menambah daftar panjang pemain Brasil yang memilih menjadi WNI karena ikatan emosional dan karier yang mapan di Liga Indonesia. Status WNI akan membebaskannya dari kuota pemain asing di Liga 1, memberinya kesempatan lebih lama untuk berkontribusi di level klub.
Selain itu, naturalisasi Ciro Alves, meskipun usianya sudah melewati masa keemasan untuk tim nasional, tetap membuka peluang teoritis baginya untuk membela Timnas Indonesia di kemudian hari, terutama jika tenaganya masih dibutuhkan dalam proyek pengembangan tertentu. Keputusan ini menunjukkan bahwa bagi Ciro Alves, Indonesia bukan hanya sekadar tempat bekerja, tetapi sudah menjadi tanah air yang ia cintai. Proses selanjutnya akan melibatkan tahapan persetujuan dari Kementerian terkait, DPR RI, hingga akhirnya pengambilan sumpah kewarganegaraan.






