Bojan Hodak Minta ISL Undur Laga Persib Bandung

BANDUNG – Manajemen dan jajaran pelatih Persib Bandung secara resmi tengah mengajukan permohonan revisi jadwal kepada operator kompetisi menyusul padatnya agenda tim di bulan Februari 2026. Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa penyesuaian jadwal Super League sangat krusial bagi timnya yang kini juga mengemban misi membawa nama bangsa di ajang internasional, yakni babak 16 besar AFC Champions League (ACL) 2.

Permasalahan muncul ketika jadwal pekan ke-21 Super League 2025/26 yang mempertemukan Borneo FC Samarinda melawan Persib Bandung berada di tengah-tengah dua laga hidup-mati di kancah Asia. Kondisi ini dinilai tidak ideal bagi aspek kebugaran pemain dan persiapan taktis tim secara keseluruhan, mengingat adanya perjalanan udara jarak jauh yang harus ditempuh oleh skuad Pangeran Biru.

Bentrok Jadwal Super League dan Babak 16 Besar ACL 2

Berdasarkan kalender resmi yang dirilis, Persib Bandung dijadwalkan bertandang ke markas klub Thailand, Ratchaburi, untuk melakoni leg pertama babak 16 besar ACL 2 pada 11 Februari 2026. Setelah laga tersebut, Thom Haye dan kawan-kawan harus segera bertolak kembali ke tanah air untuk bersiap menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada 16 Februari 2026.

Masalah utama bagi Bojan Hodak terletak pada jeda antara laga melawan Borneo FC dengan leg kedua babak 16 besar ACL 2. Leg kedua tersebut dijadwalkan berlangsung di Bandung pada 18 Februari 2026. Secara matematis, Persib Bandung hanya memiliki waktu istirahat kurang dari 48 jam jika harus tetap bermain di Samarinda sebelum laga penentuan melawan Ratchaburi.

baca juga : PSIM Yogyakarta Pensiunkan Nomor Punggung Rafinha

“Kami sedang fokus mengajukan penjadwalan ulang di liga, karena ada periode di mana kami harus memainkan tiga pertandingan dalam dua pekan,” ujar Bojan Hodak seperti dikutip dari laman resmi klub. Jeda waktu yang sangat sempit ini dianggap tidak manusiawi bagi para atlet profesional yang dituntut memberikan performa maksimal di setiap laga.

Kekhawatiran Bojan Hodak Terhadap Kebugaran Pemain

Pelatih asal Kroasia tersebut secara terbuka menyatakan kekhawatirannya terhadap risiko cedera dan kelelahan fisik (fatigue) yang menghantui skuad Persib Bandung. Dengan intensitas pertandingan di level Asia yang jauh lebih tinggi, rotasi pemain memang bisa menjadi solusi, namun tidak ideal untuk menghadapi laga penentuan yang memiliki tekanan besar.

Logistik perjalanan juga menjadi poin yang disoroti oleh tim pelatih. Perjalanan dari Samarinda menuju Bandung setelah melakoni laga berat di Liga domestik akan menghabiskan waktu pemulihan pemain. Hodak percaya bahwa keberhasilan di kompetisi Asia tidak hanya bergantung pada kualitas teknis, tetapi juga pada manajemen waktu istirahat yang efektif.

“Jika penyesuaian ini bisa dilakukan, saya percaya peluang kami untuk lolos ke babak berikutnya sangat terbuka. Ada banyak hal positif yang bisa kami ambil,” tutur Hodak. Ia menekankan bahwa performa Persib Bandung di ACL 2 bukan hanya soal prestasi klub semata, melainkan juga kontribusi terhadap poin koefisien liga Indonesia di mata AFC.

Misi Membawa Nama Indonesia di Kancah Asia

Kehadiran pemain kelas dunia seperti Thom Haye di lini tengah Persib Bandung telah meningkatkan ekspektasi publik terhadap pencapaian tim di musim 2025/26. Pihak manajemen berharap PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi dapat menunjukkan fleksibilitas dalam mengatur jadwal bagi klub-klub yang menjadi wakil Indonesia di kompetisi internasional.

Bojan Hodak menjanjikan bahwa jika permohonan penundaan laga kontra Borneo FC dikabulkan, anak asuhnya akan tampil dengan kekuatan penuh dan konsentrasi total di ACL 2. Hal ini dianggap sebagai langkah strategis demi menjaga marwah sepak bola nasional agar tetap kompetitif di level regional.

Hingga saat ini, pihak Persib Bandung masih menunggu jawaban resmi dari operator liga terkait usulan tersebut. Jika jadwal tetap tidak berubah, tim pelatih harus bekerja ekstra keras merumuskan strategi rotasi pemain yang presisi guna menghindari keterpurukan baik di kompetisi domestik maupun Asia.

Dengan ambisi besar untuk melaju lebih jauh di ACL 2, dukungan dalam bentuk kebijakan jadwal yang suportif sangat diharapkan oleh seluruh elemen tim. Publik sepak bola Bandung kini menanti keputusan akhir yang diharapkan dapat memberikan keadilan bagi persiapan tim di kancah internasional.

situs taruhan uang asli deposit sea bank

Related Posts

Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

JAKARTA – Arsitek anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menyusun peta jalan strategis menjelang perhelatan Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus mendatang. Di tengah tantangan jadwal…

Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

BANDUNG – Kemenangan krusial Persib Bandung atas rival abadi mereka, Persija Jakarta, dalam laga bertajuk derby Indonesia pada Minggu (11/1/2026) meninggalkan catatan pahit di luar lapangan. Gelandang andalan Maung Bandung,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tampil Buruk, Semen Padang Datangkan Pemain Asing Baru

  • By admin
  • Januari 14, 2026
  • 1 views
Tampil Buruk, Semen Padang Datangkan Pemain Asing Baru

Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

  • By admin
  • Januari 14, 2026
  • 3 views
Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 5 views
Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

Gol Perdana Justin Hubner Jadi Penyelamat Timnya

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 4 views
Gol Perdana Justin Hubner Jadi Penyelamat Timnya

Elkan Baggott Kembali Dipinjamkan oleh Klubnya

  • By admin
  • Januari 10, 2026
  • 6 views
Elkan Baggott Kembali Dipinjamkan oleh Klubnya

Van Dijk Akui Dirinya Ingin Pensiun Di Liverpool

  • By admin
  • Januari 10, 2026
  • 6 views
Van Dijk Akui Dirinya Ingin Pensiun Di Liverpool