Debut di Liga Champions biasanya menjadi momen yang diimpikan setiap pemain sepak bola. Namun bagi kiper muda Tottenham Hotspur, Antonin Kinsky, kesempatan emas itu justru berubah menjadi pengalaman pahit yang sulit dilupakan.
Penjaga gawang berusia 22 tahun tersebut hanya mampu bertahan selama 17 menit di lapangan sebelum akhirnya ditarik keluar oleh pelatih Igor Tudor. Dalam waktu singkat itu, Kinsky sudah harus memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali saat Tottenham menghadapi Atletico Madrid.
Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions ini berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, pada Rabu (11/3/2026) dini hari WIB. Atletico tampil sangat efektif dan berhasil mengalahkan Tottenham dengan skor meyakinkan 5-2.
Keputusan Mengejutkan Igor Tudor
Salah satu sorotan utama sebelum pertandingan dimulai adalah keputusan pelatih Tottenham, Igor Tudor, yang menurunkan Antonin Kinsky sebagai starter.
Langkah tersebut cukup mengejutkan karena Tottenham sebenarnya memiliki kiper utama, Guglielmo Vicario. Namun dalam beberapa pertandingan terakhir, Vicario memang mendapat banyak kritik akibat performa yang dianggap kurang konsisten.
Tudor tampaknya ingin memberikan kesempatan kepada Kinsky untuk membuktikan kualitasnya di panggung besar. Selain itu, keputusan tersebut juga menjadi kesempatan bagi sang kiper muda untuk mencatatkan debutnya di Liga Champions.
Sayangnya, keputusan itu justru berubah menjadi mimpi buruk bagi Tottenham maupun Kinsky sendiri.
Blunder di Menit-Menit Awal
Masalah bagi Tottenham sudah muncul sejak awal pertandingan. Baru enam menit laga berjalan, kesalahan fatal dilakukan oleh Kinsky.
Saat hendak melakukan tendangan gawang, ia terpeleset sehingga bola tidak melaju jauh seperti yang diharapkan. Bola justru mengarah ke pemain Atletico, Ademola Lookman, yang langsung memanfaatkannya untuk membangun serangan cepat.
Situasi tersebut akhirnya berujung gol yang dicetak Marcos Llorente. Gol cepat ini membuat Atletico langsung unggul dan memberi tekanan besar bagi Tottenham.
Kesalahan tersebut jelas menjadi pukulan mental bagi Kinsky yang sedang menjalani laga debutnya di kompetisi tertinggi Eropa.
Tottenham Kembali Kebobolan
Petaka bagi Tottenham belum berhenti di situ. Delapan menit kemudian, tepatnya pada menit ke-14, gawang tim tamu kembali kebobolan.
Gol kedua Atletico berawal dari kesalahan lini belakang Tottenham. Bek Micky van den Ven terjatuh saat mencoba mengontrol bola backpass yang datang dari rekannya.
Kesalahan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Antoine Griezmann. Penyerang asal Prancis tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatan dan berhasil menaklukkan Kinsky untuk menggandakan keunggulan Atletico.
Dalam waktu kurang dari seperempat jam, Tottenham sudah tertinggal dua gol.
Kesalahan Kedua Berujung Gol Ketiga Bagi Antonin Kinsky
Situasi semakin buruk bagi Kinsky beberapa menit setelah gol kedua. Ia kembali melakukan kesalahan saat menerima umpan balik dari rekan setimnya.
Kinsky mencoba mengontrol dan menendang bola, namun eksekusinya tidak sempurna. Bola justru jatuh ke kaki Julian Alvarez yang berada di dekat area penalti.
Tanpa kesulitan berarti, Alvarez langsung menyambar bola tersebut dan mengirimnya ke gawang yang sudah kosong. Gol itu membuat Atletico unggul 3-0 hanya dalam waktu sekitar 17 menit.
Blunder kedua dari Kinsky inilah yang akhirnya membuat pelatih Igor Tudor mengambil keputusan cepat.
Antonin Kinsky Diganti di Menit ke-17
Tak lama setelah gol ketiga Atletico tercipta, Tudor memutuskan menarik keluar Kinsky dan menggantinya dengan Guglielmo Vicario.
Pergantian tersebut terjadi pada menit ke-17. Kinsky terlihat sangat terpukul saat meninggalkan lapangan dan bahkan tampak meneteskan air mata.
Debut yang seharusnya menjadi momen bersejarah justru berubah menjadi pengalaman yang menyakitkan bagi kiper muda asal Republik Ceko tersebut.
Selama 17 menit berada di lapangan, Kinsky bahkan tidak sempat melakukan satu pun penyelamatan. Ia juga tercatat melakukan dua kesalahan yang langsung berujung gol bagi lawan.
Atletico Menang Telak
Meski sudah mengganti penjaga gawang, Tottenham tetap kesulitan membendung serangan Atletico Madrid.
baca juga : MU Bertekuk Lutut di Hadapan 10 Pemain Newcastle United
Tim tuan rumah tampil agresif sepanjang pertandingan dan berhasil menambah dua gol lagi. Sementara Tottenham hanya mampu membalas dua gol hingga laga berakhir.
Skor akhir 5-2 membuat Atletico memiliki modal sangat kuat menjelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Antonin Kinsky Catatkan Debut Terburuk di Liga Champions
Kebobolan tiga gol dalam waktu sangat singkat membuat debut Antonin Kinsky masuk dalam catatan buruk kompetisi ini.
Jarang terjadi seorang kiper kebobolan tiga gol dalam waktu cepat pada pertandingan fase gugur Liga Champions, terlebih dalam laga debutnya.
Meski demikian, pengalaman pahit ini bisa menjadi pelajaran penting bagi Kinsky yang masih sangat muda. Kariernya masih panjang, dan ia memiliki banyak waktu untuk bangkit serta membuktikan kemampuannya di level tertinggi.
Bagi Tottenham sendiri, kekalahan ini membuat peluang mereka untuk melaju ke perempat final menjadi jauh lebih berat. Mereka harus bekerja ekstra keras pada leg kedua jika ingin membalikkan keadaan dan tetap bertahan di Liga Champions musim ini.





