Arsenal – Persaingan perebutan gelar juara Liga Inggris 2025/2026 mendadak memanas kembali. Arsenal, yang sempat terlihat nyaman di pucuk pimpinan, kini berada dalam posisi tertekan setelah rentetan hasil buruk menghampiri skuad asuhan Mikel Arteta.
Kekalahan Menyakitkan Arsenal di Emirates
Langkah The Gunners terhenti saat menjamu Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam WIB. Dalam laga yang berlangsung sengit tersebut, Bukayo Saka dkk. dipaksa menyerah dengan skor tipis 2-3.
Hasil ini memperpanjang tren negatif Meriam London yang gagal meraih poin penuh dalam tiga laga terakhir di Premier League. Sebelumnya, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Liverpool dan Nottingham Forest.
Jarak Poin Arsenal yang Kian Menipis
Akibat kehilangan poin krusial, dominasi Meriam London di klasemen mulai goyah. Jika sebelumnya mereka sempat unggul tujuh angka, kini selisihnya terpangkas drastis:
- Arsenal: Peringkat 1 (Selisih 4 poin)
- Manchester City: Peringkat 2
- Aston Villa: Peringkat 3
Peringatan Gary Neville: “Pep Tak Akan Melepaskan Celah”
Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai situasi ini menjadi “angin segar” bagi Manchester City. Menurutnya, Pep Guardiola adalah pelatih yang sangat lihai memanfaatkan momentum saat rivalnya mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan mental.
“Jika saya berada di posisi City, saya akan merasa sangat percaya diri hari ini. Selisih empat poin itu sangat kecil dalam perburuan gelar,” ujar Neville via Sky Sports.
Neville meyakini bahwa Guardiola akan memotivasi Erling Haaland dan kolega untuk terus memberikan tekanan psikologis kepada Arsenal hingga memasuki bulan-bulan krusial di Maret dan April. “Mari kita lihat seberapa tangguh mental The Gunners saat tekanan itu datang bertubi-tubi,” tambahnya.
Drama 5 Gol: MU Berhasil Rusak Mental Anak Asuhan Arteta
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Meski Arsenal mencoba mendominasi penguasaan bola, serangan balik kilat Manchester United terbukti menjadi momok yang mematikan. Lini pertahanan Meriam London yang biasanya kokoh tampak rapuh menghadapi gempuran Marcus Rashford dkk.
Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri dan di tengah upaya Arsenal memutus tren buruk. Alih-alih bangkit setelah hasil imbang melawan Liverpool dan Nottingham Forest, Arsenal justru kehilangan fokus di menit-menit kritis, yang membuat Setan Merah leluasa mencuri kemenangan.
Puncak Klasemen Mulai “Terbakar”
Hasil minor ini membuat posisi The Gunners di puncak klasemen Premier League kini tak lagi aman. Keunggulan yang dulunya sangat nyaman kini mencair:
- Margin Terpangkas: Dari selisih 7 poin menjadi hanya 4 poin.
- Ancaman Nyata: Manchester City dan Aston Villa kini mengintai dengan agresif di posisi kedua dan ketiga.
Apa yang Salah dengan Arsenal?
Banyak pengamat menilai Anak asuhan Arteta mulai mengalami kelelahan mental. Kegagalan mencetak gol di dua laga sebelumnya, disusul kebobolan tiga gol dari MU, menunjukkan adanya celah komunikasi di lini belakang yang harus segera dibenahi Arteta jika tidak ingin gelar juara terbang ke tangan tetangga.
Apakah kekalahan dari MU ini merupakan awal dari runtuhnya dominasi Arsenal, ataukah mereka mampu bangkit di laga berikutnya?
Ayo suarakan pendapatmu di kolom komentar! Jangan lupa share artikel ini ke grup fans Arsenal dan bagikan prediksimu untuk pekan depan.
Baca Juga : Michael Carrick Buat Manchester United Tampil Lebih Solid






