TANGERANG – Manajemen Persita Tangerang bergerak cepat dalam bursa transfer paruh musim Super League 2025/26 untuk memperkuat komposisi skuadnya. Tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut secara resmi mengumumkan perekrutan gelandang bertahan asal Spanyol, Ramon Bueno. Kedatangan pemain berusia 30 tahun ini menandai kembalinya salah satu legiun asing yang sudah memiliki pengalaman merumput di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Ramon Bueno bukanlah nama asing bagi pencinta sepak bola tanah air. Sebelumnya, ia merupakan pilar penting di lini tengah Persija Jakarta pada musim 2024/25. Setelah sempat berstatus tanpa klub selama setengah musim pasca-kontraknya berakhir di ibu kota, pemain didikan akademi Villarreal ini akhirnya memilih Persita Tangerang sebagai pelabuhan baru untuk melanjutkan karier profesionalnya di Asia Tenggara.
Reuni Strategis dengan Carlos Pena di Persita Tangerang
Keputusan Persita Tangerang untuk mendaratkan Ramon Bueno tidak lepas dari faktor kehadiran Carlos Pena di kursi pelatih kepala. Keduanya pernah bekerja sama secara intensif saat masih berseragam Persija Jakarta musim lalu. Carlos Pena, yang kini menakhodai armada Pendekar Cisadane, nampaknya sangat memahami kualitas dan atribut teknis yang dimiliki rekan senegaranya tersebut.
Selama di bawah arahan Pena musim lalu, Ramon menjadi sosok vital sebagai “jangkar” di lini tengah. Ia mencatatkan 28 penampilan dengan torehan satu assist. Perannya dalam memutus serangan lawan serta menjaga kedalaman tim menjadi alasan utama mengapa Pena kembali memercayakan satu slot pemain asing kepadanya. Kehadiran Ramon diharapkan mampu memberikan stabilitas pada transisi permainan Persita Tangerang yang sering kali menjadi titik evaluasi pada putaran pertama kompetisi.
“Satu hal terpenting mengapa saya ingin bergabung dengan Persita Tangerang adalah karena musim lalu saya sudah merasakan atmosfer sepak bola di Indonesia,” ujar Ramon Bueno dalam keterangan resminya pada Selasa (7/1/2026). Ia menambahkan bahwa hubungan baik dan kepercayaan dari jajaran pelatih memudahkannya dalam mengambil keputusan untuk kembali berkompetisi di Indonesia.
Melengkapi Kuota Pemain Asing di Putaran Kedua
Perekrutan Ramon Bueno secara otomatis melengkapi kuota pemain asing Persita Tangerang. Berdasarkan regulasi Super League 2025/26, setiap klub diperbolehkan memiliki hingga 11 pemain asing. Ramon mengisi slot terakhir yang sempat dikosongkan manajemen pada putaran pertama demi menjaga fleksibilitas strategi dan finansial klub.
baca juga : Malut United Raih 11 Kemenengan Beruntun
Meski tidak mengungkap secara detail durasi kontrak yang diberikan, manajemen Persita Tangerang mengisyaratkan bahwa kontrak Ramon Bueno akan berjalan setidaknya hingga akhir musim ini dengan opsi perpanjangan berdasarkan performa di lapangan. Langkah ini dinilai sebagai upaya taktis untuk mendongkrak posisi klub di klasemen sementara, di mana persaingan di papan tengah semakin ketat menjelang akhir musim.
Atmosfer suporter di Tangerang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain bertinggi badan 182 cm ini. “Atmosfer di sini sangat luar biasa dan ketika tawaran datang dari Persita, saya tidak butuh waktu lama untuk menerimanya. Tangerang adalah tempat yang nyaman dan saya berharap bisa segera berkontribusi bagi tim,” tutur Ramon.
Ambisi Ramon Bueno dan Target Pendekar Cisadane
Kedatangan Ramon Bueno di tengah musim membawa ekspektasi besar bagi para pendukung Persita Tangerang. Dengan pengalaman bertanding di kompetisi Spanyol dan adaptasi cepat di Liga Indonesia musim lalu, Ramon diharapkan tidak membutuhkan waktu lama untuk menyatu dengan filosofi permainan tim. Meskipun baru bergabung dalam sesi latihan selama beberapa hari, Ramon menyatakan kesiapannya untuk diturunkan kapan pun dibutuhkan oleh pelatih.
Target utama Ramon saat ini adalah membantu Persita Tangerang meraih posisi terbaik di klasemen akhir. Ia menyadari bahwa tantangan di putaran kedua akan jauh lebih berat karena setiap tim berlomba-lomba melakukan pembenahan skuad. “Saya datang ke sini untuk membantu klub meraih target dan mencapai posisi terbaik. Saya ingin memberikan yang terbaik ketika mendapat kesempatan bermain,” tegasnya.
Selain aspek teknis, Ramon juga diharapkan dapat menjadi mentor bagi para pemain muda di skuad Persita. Pengalamannya menimba ilmu di Villarreal dan berkompetisi di level tinggi sepak bola Eropa menjadi nilai tambah bagi perkembangan internal tim. Kehadiran gelandang dengan visi bermain yang jelas seperti Ramon akan memudahkan lini depan Persita untuk mendapatkan aliran bola yang lebih bersih dari lini tengah.
Kini, publik menantikan debut Ramon Bueno bersama Persita Tangerang. Pertandingan pertama di putaran kedua akan menjadi ujian awal bagi sang gelandang untuk membuktikan bahwa dirinya masih merupakan salah satu gelandang bertahan terbaik yang dimiliki kompetisi sepak bola Indonesia saat ini.






