Jay Idzes & Muharemovic Jadi Duet Terbaik Seri A

BOLOGNA – Performa solid di lini pertahanan Sassuolo pada musim kompetisi 2025/2026 tak lepas dari kontribusi signifikan duet bek tengah mereka, Jay Idzes dan Tarik Muharemovic. Kemitraan antara pemain bertahan Timnas Indonesia dan bek asal Bosnia dan Herzegovina tersebut semakin matang dan dinilai sebagai salah satu kunci kestabilan performa tim berjuluk I Neroverdi di ajang Serie A. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi kedua pemain tersebut.

Pujian dari Grosso semakin relevan setelah Sassuolo berhasil menahan imbang tuan rumah Bologna pada giornata ke-17 Serie A yang berlangsung di Stadion Renato Dall’Ara, Senin (29/12/2025) dini hari WIB. Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut, lini belakang Sassuolo mendapatkan ujian berat dari tim tuan rumah yang tampil agresif.

Soliditas Jay Idzes dan Tarik Muharemovic di Stadion Renato Dall’Ara

Menghadapi Bologna yang didukung penuh oleh pendukungnya, pertahanan Sassuolo bekerja ekstra keras. Statistik pertandingan mencatat Bologna mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 56 persen. Tim asuhan Vincenzo Italiano juga tercatat melepaskan total 16 tembakan, di mana 5 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Namun, gelombang serangan tersebut kerap kandas berkat organisasi pertahanan yang disiplin, dikomandoi oleh Jay Idzes dan Tarik Muharemovic di jantung pertahanan.

Salah satu momen krusial dalam pertandingan tersebut terjadi di babak pertama. Jay Idzes menunjukkan ketenangan dan kejeliannya dalam membaca situasi dengan melakukan penyelamatan gemilang. Kapten Timnas Indonesia tersebut berhasil melakukan sapuan bola (clearance) tepat di garis gawang, mencegah Bologna mencetak gol yang hampir pasti tercipta. Aksi heroik ini menjadi bukti kualitas Idzes sebagai benteng terakhir pertahanan tim.

baca juga : Tawaran Gaji Fantastis AC Milan untuk Jay Idzes

Tidak hanya solid dalam bertahan, kontribusi duet ini juga terlihat dalam aspek ofensif. Tarik Muharemovic menjadi penyelamat tim dengan mencetak gol penyeimbang Sassuolo. Gol tersebut lahir dari pemanfaatan situasi bola mati (set piece), di mana Muharemovic berhasil mengonversi peluang dari skema sepak pojok menjadi gol. Kemampuan kedua bek tengah untuk berkontribusi di kedua area kotak penalti menjadi nilai tambah bagi taktik yang diterapkan Fabio Grosso.

Fabio Grosso: Poros Tengah Kunci Performa Tim

Usai pertandingan, Fabio Grosso tidak ragu untuk memberikan sanjungan kepada para pemainnya, khususnya mereka yang beroperasi di poros tengah lapangan. Menurut pelatih yang pernah menjuarai Piala Dunia 2006 sebagai pemain tersebut, soliditas di lini belakang menjadi fondasi bagi tim untuk membangun permainan.

“Poros tengah memainkan permainan tingkat atas. Kedua bek tengah (Jay Idzes dan Tarik Muharemovic), para gelandang, dan Andrea Pinamonti di lini depan, menurut pendapat saya, bermain bagus. Ketika Anda kuat di area tersebut, poros tengah dapat menggerakkan segalanya ke depan dengan lebih efektif,” ujar Grosso dalam konferensi pers pasca-laga, sebagaimana dilansir dari Sassuolonews.

Pernyataan Grosso menegaskan betapa vitalnya peran Jay Idzes dan Tarik Muharemovic dalam skema permainannya. Sejak didatangkan pada bursa transfer musim panas 2025, Jay Idzes langsung menjadi pilihan utama dan membentuk kemitraan yang kokoh dengan Muharemovic. Keduanya hampir selalu tampil sebagai starter dan jarang tergantikan dalam laga-laga penting Sassuolo di Serie A.

Media lokal yang meliput klub, Sassuolonews, bahkan memberikan julukan khusus bagi duet ini. Keduanya disebut sebagai duo ‘Neapolitan Mastiff’. Julukan ini merujuk pada jenis anjing penjaga asal Italia yang dikenal memiliki postur tubuh besar, kuat, dan tangguh. Analogi ini menggambarkan bagaimana Jay Idzes dan Tarik Muharemovic menjadi penjaga yang tak kenal kompromi dalam mengawal area kotak penalti Sassuolo dari ancaman penyerang lawan.

Konsistensi yang ditunjukkan oleh Jay Idzes di level tertinggi sepak bola Italia ini tidak hanya berdampak positif bagi Sassuolo, tetapi juga menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia yang akan menghadapi berbagai agenda internasional penting di masa mendatang. Kemampuan Idzes untuk bersaing dan menonjol di salah satu liga terbaik dunia membuktikan kualitasnya sebagai bek tengah modern yang dapat diandalkan.

situs taruhan bola piala dunia

Related Posts

Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

JAKARTA – Arsitek anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menyusun peta jalan strategis menjelang perhelatan Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus mendatang. Di tengah tantangan jadwal…

Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

BANDUNG – Kemenangan krusial Persib Bandung atas rival abadi mereka, Persija Jakarta, dalam laga bertajuk derby Indonesia pada Minggu (11/1/2026) meninggalkan catatan pahit di luar lapangan. Gelandang andalan Maung Bandung,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tampil Buruk, Semen Padang Datangkan Pemain Asing Baru

  • By admin
  • Januari 14, 2026
  • 1 views
Tampil Buruk, Semen Padang Datangkan Pemain Asing Baru

Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

  • By admin
  • Januari 14, 2026
  • 3 views
Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 5 views
Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

Gol Perdana Justin Hubner Jadi Penyelamat Timnya

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 4 views
Gol Perdana Justin Hubner Jadi Penyelamat Timnya

Elkan Baggott Kembali Dipinjamkan oleh Klubnya

  • By admin
  • Januari 10, 2026
  • 6 views
Elkan Baggott Kembali Dipinjamkan oleh Klubnya

Van Dijk Akui Dirinya Ingin Pensiun Di Liverpool

  • By admin
  • Januari 10, 2026
  • 6 views
Van Dijk Akui Dirinya Ingin Pensiun Di Liverpool