Tragis Pemain Andalan Barcelona Tewas Usai Tertembak

Kabar duka menyelimuti sepak bola Amerika Selatan setelah bek senior Barcelona Sporting Club, Mario Pineida, dikonfirmasi tewas akibat insiden penembakan di Guayaquil, Ekuador. Kejadian tragis ini menambah daftar panjang kekerasan yang melibatkan atlet profesional di wilayah tersebut. Insiden yang merenggut nyawa pemain berusia 33 tahun itu terjadi saat ia sedang bersama keluarganya, memicu gelombang duka mendalam bagi penggemar BarcelonaSC dan masyarakat Ekuador secara luas.

Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa penembakan terjadi pada Rabu (17/12/2025) waktu setempat. Penyerangan ini dianggap sebagai salah satu serangan paling keji yang menyasar figur publik sepak bola di tengah situasi keamanan nasional yang kian memanas. Hingga kini, otoritas berwenang masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif di balik pembunuhan tersebut.

Kronologi Penembakan Bek Barcelona Mario Pineida di Guayaquil

Berdasarkan laporan kepolisian yang dilansir oleh Daily Mail, peristiwa mengerikan ini berlangsung di luar sebuah toko di kawasan Guayaquil. Saat kejadian, Mario Pineida diketahui sedang bersama ibunya dan seorang wanita lain. Secara tiba-tiba, dua orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor mendekat dan melepaskan serangkaian tembakan ke arah korban.

Serangan tersebut mengakibatkan Pineida tewas seketika di lokasi kejadian. Selain sang bek Barcelona SC, satu orang lain yang belum berhasil diidentifikasi juga dilaporkan tewas, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kebrutalan serangan yang dilakukan di tempat umum ini mengguncang publik, terutama karena dilakukan secara terencana dan cepat.

Kementerian Dalam Negeri Ekuador segera memerintahkan investigasi menyeluruh atas peristiwa ini. Muncul dugaan dan spekulasi di tengah masyarakat mengenai keterlibatan kelompok tertentu, mengingat rivalitas tinggi di sepak bola lokal. Namun, kepolisian tetap menitikberatkan penyelidikan pada profil wilayah Guayaquil yang memang dikenal memiliki tingkat kekerasan gangster dan perdagangan narkoba yang sangat tinggi. Menurut data BBC, tercatat lebih dari 1.900 kasus pembunuhan di wilayah tersebut sejak Januari hingga September tahun ini.

Profil dan Perjalanan Karier Mario Pineida Bersama Barcelona SC

Mario Pineida bukanlah sosok asing di kancah sepak bola Ekuador. Selama membela Barcelona Sporting Club, ia dikenal sebagai bek andalan yang memiliki determinasi tinggi. Karier profesionalnya dimulai di Independiente del Valle pada periode 2010-2015 sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan raksasa Ekuador, BarcelonaSC.

KapoldaInstruksikan Tindak Tegas Kombes Yulius Terkait Kasus Narkoba

Loyalitasnya bersama Barcelona teruji selama bertahun-tahun, meskipun ia sempat menjalani masa pinjaman di klub Brasil, Fluminense, pada tahun 2022 dan klub lokal El Nacional tahun lalu. Pineida baru saja kembali memperkuat skuad BarcelonaSC musim ini sebelum maut menjemputnya. Di level internasional, Pineida tercatat pernah membela Timnas Ekuador pada periode 2015 hingga 2021 dengan koleksi 9 caps.

Kepergian Pineida meninggalkan lubang besar bagi lini pertahanan BarcelonaSC. Klub-klub besar seperti Fluminense dan mantan klubnya, Independiente, langsung merilis ucapan belasungkawa resmi melalui media sosial mereka. Mereka mengenang Pineida sebagai pribadi yang tangguh di dalam lapangan dan ramah di luar lapangan.

Tragedi yang menimpa pemain Barcelona ini mencerminkan kondisi darurat keamanan yang tengah menghantui pesepak bola di Ekuador. Sebelumnya, pada September lalu, tiga pemain dari divisi dua juga dilaporkan tewas akibat penembakan, disusul satu pemain lainnya sebulan kemudian. Kekerasan bersenjata ini menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan kompetisi sepak bola di wilayah tersebut. Manajemen BarcelonaSC dikabarkan akan memberikan penghormatan terakhir secara khusus pada laga mendatang untuk mengenang jasa dan dedikasi Mario Pineida selama mengenakan seragam kebanggaan klub.

situs bandarqq deposit via sea bank

Related Posts

Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

JAKARTA – Arsitek anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menyusun peta jalan strategis menjelang perhelatan Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus mendatang. Di tengah tantangan jadwal…

Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

BANDUNG – Kemenangan krusial Persib Bandung atas rival abadi mereka, Persija Jakarta, dalam laga bertajuk derby Indonesia pada Minggu (11/1/2026) meninggalkan catatan pahit di luar lapangan. Gelandang andalan Maung Bandung,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tampil Buruk, Semen Padang Datangkan Pemain Asing Baru

  • By admin
  • Januari 14, 2026
  • 1 views
Tampil Buruk, Semen Padang Datangkan Pemain Asing Baru

Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

  • By admin
  • Januari 14, 2026
  • 3 views
Tanpa Jay Idzes John Herdman Yakin Indonesia Bisa Juara AFF

Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 5 views
Curhatan Thom Haye Viral di Instagram Usai Keluarganya Diteror

Gol Perdana Justin Hubner Jadi Penyelamat Timnya

  • By admin
  • Januari 12, 2026
  • 4 views
Gol Perdana Justin Hubner Jadi Penyelamat Timnya

Elkan Baggott Kembali Dipinjamkan oleh Klubnya

  • By admin
  • Januari 10, 2026
  • 6 views
Elkan Baggott Kembali Dipinjamkan oleh Klubnya

Van Dijk Akui Dirinya Ingin Pensiun Di Liverpool

  • By admin
  • Januari 10, 2026
  • 6 views
Van Dijk Akui Dirinya Ingin Pensiun Di Liverpool