Strategi Nova Arianto Memperkuat Timnas Indonesia U-20 dengan Pemain Keturunan Menuju Turnamen Penting
Tim Nasional Indonesia U-20 di bawah arahan pelatih kepala Nova Arianto secara serius membuka pintu bagi pemain diaspora dalam rangka persiapan menghadapi serangkaian turnamen penting yang akan datang. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PSSI untuk membangun skuad U-20 yang kompetitif, yang puncaknya ditargetkan lolos ke Piala Dunia U-20. Fokus utama saat ini adalah Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Setelah menyelesaikan tahap awal Pemusatan Latihan (TC) dan seleksi di Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Nova Arianto mengindikasikan bahwa komposisi tim selanjutnya akan diperkuat oleh kombinasi pemain lokal terbaik dan talenta-talenta keturunan yang tersebar di luar negeri. Ini menunjukkan keseriusan dalam memanfaatkan potensi pemain diaspora yang dianggap memiliki kualitas mumpuni dan pengalaman berkompetisi di liga-liga Eropa.
Kolaborasi dengan Direktur Teknik PSSI dan Nama-Nama Potensial
Nova Arianto menegaskan bahwa proses pemanggilan pemain diaspora ini dilakukan melalui koordinasi erat dengan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers. Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa pemain yang dipanggil benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim dan memiliki kualifikasi administrasi yang memadai.
baca artikel lainnya : Ingin Bantu Indonesia Alasan Ciro Alves Pilih Jadi WNI
“Kami akan melihat beberapa pemain diaspora dan mungkin segera dikomunikasikan dengan Dirtek Coach Alex agar kami mempersiapkan beberapa pemain diaspora,” ujar Nova Arianto kepada awak media di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Proses identifikasi dan seleksi pemain diaspora saat ini masih dalam tahap diskusi intensif. Namun, Nova Arianto telah membocorkan beberapa nama yang masuk dalam daftar perencanaan.
“Siapa saja pemain (diaspora) masih kami diskusikan dan nanti kami akan lihat saat agenda FIFA Matchday (Maret 2026). Jadi ada beberapa pemain diaspora yang akan kami panggil, termasuk (Matthew) Baker, Lucas (Lee) dari yang kami rencanakan,” tambahnya.
Panggilan ini, khususnya untuk agenda FIFA Matchday Maret 2026, akan menjadi kesempatan krusial bagi Nova Arianto untuk menilai adaptasi dan kualitas pemain diaspora tersebut sebelum memasuki turnamen resmi di pertengahan tahun. Matthew Baker dan Lucas Lee, yang namanya mulai santer disebut, diharapkan mampu membawa dimensi baru dan peningkatan kualitas teknis yang signifikan ke dalam skuad Garuda Muda.
Roadmap Persiapan: Uji Coba Intensif Menuju Piala AFF U-19
Jadwal padat telah menanti Timnas U-20. Dua agenda terdekat dan terpenting adalah Piala AFF U-19 2026, yang diperkirakan akan digelar sekitar bulan Juni, dan disusul oleh Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, yang diagendakan sekitar Agustus/September. Kedua turnamen ini tidak hanya menjadi target kemenangan, tetapi juga ajang pembuktian kapasitas tim bentukan Nova Arianto.
Demi memastikan kesiapan maksimal, roadmap persiapan yang komprehensif telah diajukan kepada PSSI. Nova Arianto mengungkapkan bahwa persiapan ini akan sangat intensif.
“Semua roadmap sudah kami berikan kepada PSSI dan kami menunggu dari Coach Alex terkait rencana dari roadmap itu,” kata mantan pemain bertahan tangguh Timnas Indonesia tersebut.
Salah satu poin kunci dalam rencana tersebut adalah jumlah uji coba yang akan dijalani Timnas U-20.
“Yang pasti Coach Alex menyiapkan 11 kali uji coba untuk kami sebelum Kualifikasi, termasuk dengan di mana agenda Piala AFF (U-19) di tengah-tengahnya menjadi bagian dari 11 kali uji coba,” tutur Nova Arianto.
Jumlah 11 kali uji coba adalah angka yang ambisius dan menunjukkan niat serius PSSI untuk memberikan match practice yang memadai bagi para pemain muda. Piala AFF U-19 sendiri akan berfungsi ganda; sebagai turnamen yang wajib dijuarai dan sekaligus sebagai simulasi serta uji coba taktik dan mental sebelum menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi.
Dengan memadukan talenta lokal hasil seleksi, pemain lama yang sudah teruji, dan potensi besar dari pemain diaspora, Nova Arianto berharap dapat membentuk tim yang solid, siap bersaing di level Asia, dan mewujudkan impian sepak bola Indonesia lolos ke kancah dunia di masa depan.






